Sirup sirih jahe

Related Post

.fullpost{display:none;}

Assalamualaikum WW,

Hai kawan, kita jumpa lagi.

Hari ini saya ingin berbagi ilmu tentang pembuatan sirup “SirJe alias sirih jahe. Baru denger ya? he…he… maklum aja biasanya khan teman-teman mendengar dan mencoba sirup jahe, bukan sirih jahe, betul khan????

Kawan, sirih jahe ini merupakan produk unggulan dari Toeniel, sebab terbuat dari aneka herbal yang berkhasiat untuk menghilangkan capek-capek dan pegel linu. Rasanya manis, pedas, hangat , agak pahit dengan aroma rempah yang khas, yang membuat badan menjadi hangat, berkeringat, perut kembung hilang dan badan rasanya lebih fresh .

Rasa pahit pada sirup Sirje berasal dari daun sirih merah yang merupakan salah satu bahan baku utama dari sirup Sirje ini, sedangkan rasa pedas dan hangatnya berasal dari Jahe Emprit dan Jahe Merah serta serai . Harumnya sirup Sirje berasal dari campuran rempah-rempah seperti cengkih, pala, kayu manis juga dengan adanya gula pasir dan gula jawa.

Kawan mengenai tanaman jahe dan khasiatnya sudah saya tulis di entri saya terdahulu tentang pembuatan sirup jahe, jadi saya tidak menulis lagi di sini. Di entri pembuatan sirup sirih jahe ini saya hanya mengulas sedikit tentang sirih merah dan khasiatnya bagi kita. oke ???

Mengenal Tanaman Sirih Merah 

—————————————— 

Sirih merah  (Piper betle L.var Rubrum), termasuk dalam anggota famili Piperacea. Seperti halnya tanaman sirih lainnya, tanaman sirih merah tumbuh menjalar. Sirih merah batangnya berwarna hijau keunguan dengan bentuk bulat dan tidak berbunga. Batang sirih merah bersulur dan beruas dimana di setiap buku tumbuh bakal akar.  Daun sirih merah bertangkai , bentuknya seperti jantung dengan bagian atas meruncing, bertepi rata dan permukaannya mengkilat , tidak berbulu. Permukaan daunnya berwarna hijau dengan garis-garis berwarna putih keabu-abuan sedangkan bagian bawah daun berwarna merah hati cerah. Daun sirih merah berlendir, mempunyai aroma wangi khas sirih dan rasanya sangat pahit.

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis

—————————————————  

Bagian tanaman sirih merah yang dipergunakan untuk mengobati berbagai penyakit adalah daunnya.

Dalam buku ” Basmi Penyakit dengan Sirih Merah” , Bapak Bambang Sudewo mengatakan walaupun kandungan kimia tanaman sirih merah belum diteliti secara detil tetapi dari hasil krematogram diketahui daun sirih merah mengandung  flavonid, senyawa polevenolad, tanin dan minyak asiri. Efek zat aktif yang terkandung dalam daun sirih merah dapat merangsang saraf pusat dan daya pikir. disamping itu juga memiliki efek pencegah ejakulasi dini, anti kejang , antiseptik, analgetik, antiketombe, anti diabetes, pelindung hati, anti diare, mempertahankan kekebalan tubuh dan penghilang bengkak. Selain itu beliau juga menulis bahwa daun sirih merah juga mampu mengatasi radang paru, radang pada tenggorokan, radang pada gusi, radang pada payudara, hidung berdarah dan batuk berdarah. Sedangkan menurut Drs.H.Arief Hariana, dalam bukunya” Tumbuhan  Obat “dan Khasiatnya seri 3” Sirih Merah mengandung saponin, flavonoid, polifenol, dan minyak asiri, Anggotaa famili Piperaceae ini bersifat antipiretik dan anti-inflamasi. 

Kawan,, ternyata banyak ya khasiat dari daun sirih merah. Untuk itulah saya mencoba memasukkannya ke dalam resep saya ini dan setelah saya minum dan langganan saya juga meminumnya , alhamdulillah badan rasanya lebih hangat, segar dan capek-capek hilang.

Bagaimana kawan, sudah nggak sabar ya ingin tahu resepnya, yook kita mulai.

Resep Sirih Jahe

——————–

———-  

  1. 25 Lembar daun Sirih Merah 
  2. Jahe Gajah Segar 1/2 kg
  3. Jahe merah/jahe emprit 1/2 kg
  4. Gula pasir 1kg
  5. Gula jawa 1 kg
  6. Serai 3 batang, memarkan
  7. Cengkih 7 butir
  8. Pala 1/2 butir, tumbuk halus
  9. Kayu Manis ukuran 10 cm 1 batang
  10. Garam 1 sendok teh 
  11. Air bersih 3 liter 
Cara Pembuatan

———————  

  1. Cuci bersih daun sirih merah, rebus dengan air 1 liter dalam keadaan tertutup  hingga mendidih, sampai tertinggal 1/2 liter, angkat, saring dan sisihkan.
  2. Cuci bersih rimpang jahe hingga bebas dari segala kotoran ataupun tanah kemudian kupas kulitnya dan cuci ulang sekali lagi agar kotoran benar-benar hilang.
  3. Parut jahe dan peras agar keluar sari jahenya , tampung dalam panci/wadah. Parutan jahe diperas beberapa kali agar sarinya dapat terambil semaksimal mungkin. Agar memudahkan pemerasan,parutan jahe perlu diberi air secukupnya. Untuk 1 kg jahe dapat disediakan 1/2 liter air.
  4. hasil akhir pemerasan jahe berupa cairan kental berwarna kuning kecoklat-coklatan.
  5. Siapkan 2 liter air bersih dalam panci, masukkan serai, kayu manis, pala, cengkih, garam, rebus sampai mendidih dalam keadaan tertutup.
  6. Jika perebusan bumbu telah mendidih, masukkan sari jahe dan air rebusan sirih  merah . Kemudian rebus kembali sampai mendidih dalam keadaan panci terbuka, kemudian saring dengan kain saringan agar lebih bening dan bersih
  7. Kemudian panaskan larutan jahe beserta bumbu-bumbu yang telah disaring, masukkan gula pasir dan gula jawa, masak sampai larut dan mendidih.
  8. Jika sudah larut, kental serta mendidih, angkat dan dinginkan, jika sudah dingin simpan dalam botol steril .
  9. Sirup sirih jahe siap untuk dihidangkan ataupun dijual 
Untuk meminumnya jangan lupa ditambahkan air, sebaiknya sirup sirih jahe diminum dalam keadaan hangat agar khasiatnya bisa lebih cepat terasa.

Selamat mencoba…..

Oh ya, kalau ingin mengetahui produk apa saja yang saya buat, silahkan datang ke stand saya di Jembatan Merah plaza II (JMP II) lantai dasar blok selasar sebelah information (di bawah eskalator) Surabaya atau bisa membuka blog saya di www.alicce.blogspot.com atau telp ke (031) 3522842, 3573521, 70906565, 08123007801

Wassalamualaikum WW, 

Ny. Hj.Alicce HanafiSelengkapnya……

Leave a Comment